Mengapa Gereja Zaman Dulu Punya Jendela Kaca dan Lahan Pemakaman?

Jika kita menonton film barat, biasanya dengan set lokasi di benua Amerika, seringkali kita melihat bangunan gereja klasik yang yang dibangun dengan jendela kaca yang besar, tidak seperti bangunan gereja yang umumnya kita lihat sekarang.

Ada sebuah fakta yang tak banyak orang tahu mengapa di zaman itu kebanyakan desain bangunan gereja punya jendela kaca yang lebar dan memiliki tanah pemakaman di area gereja.

Ternyata, gereja dibangun sedemikian rupa, sehingga pemakaman bisa terlihat jelas dari mimbar gereja melalui jendela kaca yang lebar. Jadi, ketika pendeta berkotbah, ia diingatkan betapa pentingnya pesan keselamatan yang harus ia sampaikan pada jiwa-jiwa yang hadir di ibadahnya. Setiap orang yang ia lihat ketika ia berkotbah, suatu saat nanti akan meninggal dan pada waktunya akan menghadap tahta pengadilan Ilahi.

Masih banyak orang belum mengenal Kristus dan menerima keselamatan kekal. Tuaian besar menanti di seberang jendela kaca. Bersihkan “jendela kaca” kita dan mari mengerjakan apa yang menjadi bagian kita dalam proyek keselamatan yang Tuhan percayakan bagi generasi ini.

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” ~ Matius 28:19-20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *