Scroll to top
Natasha Jeconiah @2019

Pesan Produk Fashion Secara Online? Simak Pengalaman Saya!


NJ - May 14, 2019 - 0 comments

Online shopping sudah bukan lagi hal yang langka bagi masyarakat Indonesia. Bahkan membeli barang dari merchants luar negeri pun makin hari menjadi makin mudah. Sebagian besar produk yang tersedia di pasaran, mudah pula didapatkan di lapak-lapak online maupun berbagai marketplace yang ada.

Namun bagi saya, tidak semua transaksi online memuaskan bagi pembeli. Apalagi produk fashion wanita. Selama belasan tahun saya berselancar di internet, mengikuti perkembangannya dari Yahoo! masih kecil sampai Yahoo! memasuki masa senjanya, dua kali saya membeli produk fashion wanita dan dua kali saya berkata, “See, I told you so, Mom.”

Pengalaman pertama adalah di tahun 2017. Nyokap yang lagi aktif di Facebook, menunjukkan sebuah iklan tas dan berkata bahwa dia minat membeli. Gila ajah iklannya, harga 1,2 juta rupiah, diskon jadi 120 ribu rupiah, tapi hanya hari ini. “HANYA HARI INI SAJA!” As a digital marketing strategist, I wanna say to my mom, “don’t buy it, that ad is a BS!” Setelah beberapa kali saya kasi info resiko beli online, nyokap tetap mau beli. Ya tapi gimana lagi, kalau ga mengalami sendiri, ga percaya.

Then, saya beliin deh tas keinginan nyokap sesuai iklan yang ditunjukkannya ke saya. Saya transfer dengan nilai nominal ratusan ribu ke marketplace E******a dan menunggu 20 hari pengiriman karena barang dikirim dari Cina.

Tiga minggu kemudian, sampai deh tasnya. Nyokap buka paketan dan mendapati tas yang modelnya sesuai dengan gambar iklan Facebook yang dia lihat waktu itu, hanya saja, kualitas bahannya jauh dari ekspektasi. Ya, harga segitu masih bebas ongkir masa iya bisa dapat barang bagus. Terlihat raut wajah yang kecewa, tapi 1 jam kemudian sudah bisa iklas menerima tas tersebut mengingat prinsipono rego yo ono rupo” (ada harga ada kualitas) yang dia sendiri ajarkan ke saya. Told you so, mom…don’t buy it.

Kali kedua, baru-baru ini. Nyokap lihat ada baju yang dia suka di iklan sebuah marketplace mirip E******a bernama Z*****o. She wanted one more trying. Ok Mom, your call. Sekali lagi barang datang dengan model yang “mirip” namun ukuran & kualitas bahan jauh banget dari deskripsi toko. Padahal, harganya baju tersebut 2 kali lipat dari harga baju di toko offline langganan nyokap.

Dua kali beli produk fashion secara online dan dua kali pula dikecewakan. Kami adalah cewek-cewek yang males ribet dengan retur, refund, apalah-apalah. So, ya kami iklasin ajah dan beneran ga mau beli fashion lagi secara online kecuali beli di brand yang sudah terkenal dan punya toko offline.

Pengalaman setiap orang bisa berbeda-beda. Pengalaman saya berbelanja fashion secara online sangat tidak menyenangkan. Jika teman-teman saya bertanya apakah saya merekomendasikan beli online atau tidak, maka saya tanyakan dulu barang apa yang mau mereka beli. If it fashion or clothing, surely I’m gonna say “NO.”

How about you, smart reader? Write a comment below and share your thoughts!

Leave a Reply